Hukum SEBAB AKIBAT

Tidak hanya 1-2 kali saya dan suami “MERAMAL”

— >>Kami dengar kabar: Si A sekarang kok jadi begini… melakukan begini … begini…

Kami katakan: Ya, tinggal ditunggu saja. Nanti pasti akhir ceritanya begini begini…

–>> Kami baca kabar: si B melakukan manouver ini itu dst…

Kami katakan: Ya, nanti kalau saatnya tiba, akan begini begini…

Dan hampir 100% apa yang kami katakan betul-betul terjadi. Apakah kami “PERAMAL SUPRANATURAL HANDAL”? Jawabannya jelas BUKAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANNN🙂

Kami hanya mengacu pada HUKUM yang melingkupi kehidupan manusia ini yaitu “SEBAB-AKIBAT”. (Saya tidak bilang ini hukum karma)

“SIAPA MENANAM… DIA AKAN MEMANEN…” (chinese proverb)

Entah menanam “keburukan” atau  “kebaikan”, pokoknya di akhir pasti akan memanen.

.:: Tanam “Keburukan” => Panen “Ketersiksaan Batin Sejati” + Angkara Murka + Chaos + ……. (all negative words we knew)

.:: Tanam “Kebaikan” => Panen “Kelimpahan Berkah” + “Kebahagian Sejati Dunia Akhirat”

Nah, tinggal kita pilih saja kita ini mau panen apa?

Kesimpulan
==========
“If you want to know the past, look at your present life. If you want to know the future, look at your present.” – Buddha

Kalau sekarang yg terjadi kok panenan jelek, artinya kita pernah menanam “Keburukan” bagi sekitar kita.
Pun sebaliknya, bila yang terjadi panenan kok buaguesss, artinya alhamdulillaah kita kemarin-kemarin menanam “kebaikan” bagi sekitar kita.

NB: tulisan ini terinspirasi dari buku Buddish yg saya baca lalu saya jabarkan sendiri hehehe dipas-paskan dengan kehidupan manusia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: