Antara 2 Cinta & Tepok Jidat

“Apa yang ada jarang disyukuri …
Apa yang tiada sering dirisaukan…
Nikmat yang dikecap baru kan terasa
Bila hilang dari genggaman…”

[Itu dia potongan lagu Saujana – Antara 2 Cinta]

Akan saya tambah pula dengan yang lain yaitu:
“MBURU UCENG KELANGAN DELEG”
http://kuspratiknyo.blogspot.com/2009/12/mburu-uceng-kelangan-deleg.html

Dulu sering pepatah itu saya dengar diucapkan Ibu ketika saya malas-malasan untuk sholat dan masih saja mengerjakan latihan soal-soal fisika atau kimia..hehe, kalau tidak salah arti sanepa itu artinya memburu atau mengejar Uceng (ikan kecil-kecil) tetapi menafikan deleg (Ikan yang lebih besar) atau kata lain Mengejar hal-hal yang sekunder tetapi justru kehilangan yang primer.

Sanepa itu teringat tba-tiba ketika di depan rumah saya lewat beberapa rombongan suporter bola disaat sehabis magrib dengan menggeber-geberkan motornya. Mereka yang menonton bola ini berangkat tadi siang jam 2 dan pulang habis magrib, dan tidak ada jaminan bahwa mereka menyempatkan diri untuk sejenak sholat ashar. Nonton bola memberi dukungan pada tim kesayangan itu mungkin juga penting dan berarti cuman kalau itu dilakukan dengan meningalkan kewajiban yang lebih pokok ya sama saja dapat ucengnya tetapi kehilangan delegnya.

Begitu juga orang mengusahakan kebahagiaan dalam hidup, sering orang kemudian mengejar bagaimana mempunyai harta yang berlimpah, agar hidupnya gampang, enak dan tidak rekoso sampai anak cucunya, tetapi disatu sisi banyak kewajiban yang lebih esensial justru terlewatkan, agama tak terurus, mendidik dan mendampingi anak tak sempat, dengan keluarga tidak dekat, hati tidak tentram, ya sama saja dengan dapat uceng tetapi kehilangan delegnya.

Pikirkan sekali lagi apa sebenarnya tujuan kita diciptakan, tujuan kehidupan kita, rumuskan visi kehidupan kita, misi bagi keluarga kita. Lalu munculkan pada startegi kita menjalani hidup untuk mencapai visi kita. Ketika visi itu kuat yakinlah bahwa anda tak akan mudah tergoda untuk menggebu-gebu mengejar uceng tetapi justru kehilangan delegnya.

===========================================================================
Mentor kami selalu mengingatkan agar:

1) “Jangan serakah“. Apa yang ada dilupakan/tidak dihargai, mengejar-ngejar yang ga ada… eh… yg sudah ada di genggaman lepas (SUNGGUH ORANG YG TIDAK BERUNTUNG DI DUNIA akibat NAFSU SERAKAH : Baca Al Quran) – tepok jidat

2) “Jangan lihat ke atas terus, ntar kesandung

Jangan lihat ke bawah terus, ntar kejedot

=========================================================================

Sederhana… tapi 100000% manjur… makanya yuk kita dengarkan kata orang tua🙂 hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: