Inilah Hidup KAPITALISME

Pernahkah Anda berpikir:

>> “Mengapa secara turun temurun kita diajarkan hidup untuk menjalani PATH yg SAMA?”

>> “Mengapa hidup yang BENAR adalah yang seperti digambarkan oleh para sesepuh kita (keluarga), misal:

– pekerjaan tetap dengan gaji tinggi, dapat pensiun, tunjangan kesehatan, pendidikan anak, dll

– punya rumah, tanah, mobil

– syukur-syukur jadi pejabat atau orang penting

– kalau bisnis harus Kaya Raya dong…. ”

Wah… gambaran di atas kok mirip sama gambarang nyata kehidupan para “koruptor” di negeri ini ya… Jangan2, tuntutan turun temurun yg sudah kadung nancep di otaknya yang membuat para koruptor itu merasa semua sudah berjalan sesuai path yg diajarkan.

Menurut saya inti dari ajaran turun temurun di atas adalah mengenai PENCAPAIAN “WEALTH”/”KEKAYAAN” selama hidup di dunia. Lantas, mengapa hal ini bisa menjadi PENGUASA atas hidup kita? Dan lihatlah kasus di luar sana… banyak keluarga GONJANG GANJING atau CARUT MARUT karena mereka telah diPERBUDAK oleh sang penguasa (hasrat utk mencapai kekayaan dunia). Sang Istri tidak pernah puas/merasa cukup dengan hasil kerja suami, gaya hidup yang diinginkannya tak terpenuhi… tuntutan demi tuntutan pada suami bertubi-tubi, sering beradu mulut… berakhir dengan perselingkuhan istri dengan suami orang lain… wow… begitu MENGERIKANNYA dunia ini bila hidup DIPERBUDAK oleh MATERI DUNIAWI. Yang kudu digarisbawahi adalah bahwa kehidupan seperti gambaran di atas sudah JAMAK dan tidak hanya terjadi di kalangan ARTIS, tetapi juga pada semua orang dari berbagai profesi seperti DOKTER, bahkan PENDIDIK sekalipun. Sungguh MEMILUKAN dunia ini bila dipotret dari sudut pandang ini.

Munculnya motivator-motivator yang mendorong umat manusia untuk mengejar HASRAT MENCAPAI KEKAYAAN DUNIA dengan berbagai dalil dan ideologi yang digunakan sbg landasan moralnya, begitu LARIS MANIS… Buku, CD, dan Seminar mereka diserbu para PENGEJAR KEKAYAAN DUNIA. FYI, munculnya para motivator yg menjual dagangannya masing2 itu, persis seperti yg pernah terjadi di Amerika thn’60 an.

Setiap tahun produk properti dan otomotif bermunculan dengan model terbaru selalu habis diserbu… Ya.. inilah bisnis GAYA HIDUP di jaman kejayaan KAPITALISME, satu paham dalam praktek ekonomi yang menjadikan segalanya is PROFIT ORIENTED. Dunia pun tersihir… GAYA HIDUP ditentukan oleh KAPITALIS. Dalam berbagai iklan media ditunjukkan potret SUKSES sejati yaitu mobil mewah, jam tangan mewah, liburan mewah, rumah mewah, perhiasan mewah, dst… dst…

Satu yang pasti dalam kapitalisme: “Anda berharga karena APA YG ANDA MILIKI, dan Bukan pd APA YG ANDA LAKUKAN”
Jadi, PERBUATAN BAIK tidak lagi membuat Anda berharga… tetapi HARTA/MATERI yg MEWAH lah yang membuat Anda begitu berharga. Mencengangkan… Tapi itulah yg memang terjadi… Sadarilah…!

Sampai akhirnya DUNIA terhenyak dengan krisis di AMERIKA 2008 lalu akibat SUBPRIME MORTGAGES…
Orang amerika seperti baru tersadar bahwa selama ini mereka telah disihir untuk menjadi KONSUMTIF… dan membeli GAYA HIDUP mereka dengan HUTANG!!!  Di saat mereka tak mampu bayar HUTANG… Duaaaaaaarrrrrrrr………. seperti kartu domino… bisnis keuangan Amerika runtuh dalam semalam.

*Tiba-tiba saya teringat ajaran Islam untuk menghindari UTANG… apalagi Hidup di atas UTANG untuk keperluan KONSUMTIF dan betapa BAHAYAnya berhutang*. Bedakan Hutang Baik dan Hutang Buruk. Hutang Baik untuk bisnis, maka kita tahu EXIT STRATEGY-nya dan memberikan manfaat bagi kelangsungan hidup institusi. Tapi Hutang Buruk… Anda tidak tahu kapan bisa terlepas darinya selain tidak bisa tidur nyenyak, lupa kalau punya paru-paru untuk bernafas, kemudian hanya bisa berharap & berdoa memohon pertolongan semoga tiap bulan bisa bayar. Mengapa saya tahu kondisi orang berhutang? Karena baru saja beberapa waktu lalu penjual sayur langganan saya jatuh sakit akibat terjerat hutang-hutang untuk membeli rumah, kendaraan, dll.. Aduh mbak… mbak… Terkadang “NEKAT/BERANI”  ambil kredit di saat belum mampu/tahu exit strategy-nya malah butuh biaya tambahan yaitu biaya OBAT-OBATan/RMH SKT hehe

Mengapa manusia hidup seperti ini? Kalaupun mereka tahu bahwa mereka “DIBODOHI”…atau “DIPERBUDAK” oleh sesuatu atau ternyata mereka hidup dalam TATANAN yang “SALAH”… apa yang dapat dilakukan?
Tantangan sekarang ini ialah: “Bila HIDUP dengan CARA BERBEDA di jaman ini, akan dianggap ORANG KALAH!!!” Tentu saja tak ada yang mau disebut orang kalah. Pilihannya adalah “You live with it”, artinya… ikuti arus…

Itulah mengapa salah satu pegangan saya adalah “DARE TO BE DIFFERENT ~ Dare to take a stand for what U know is right”. But to be honest & realistic, … It’s not easy….!!!!!….. I’m not perfect… All of my life is to learn… I may be wrong too…

Terakhir, dari dulu selalu saya suarakan dalam diskusi kehidupan adalah bahwa HIDUP itu PILIHAN. Ingin ikut ARUS orang-orang FRUSTASI? atau ARUS mu sendiri yg kamu NYAMAN dan TANPA BEBAN menjalaninya? Tidak ada yang BERHAK menghakimi pilihan Anda… Kalaupun ada, semua itu adalah persepsi di OTAK Anda… bukan BATU yang bertengger di OTAK. Jadi, klik tombol “DELETE” saja

2 responses to this post.

  1. Posted by andrei on 15/05/2012 at 2:44 AM

    setuju banget! i also feel proud to be different. everybody choose blackberry for gadget,but i choose samsung galaxy as my daily gadget. they said:”hari gini loe ngga pake bb”? i said :” so what gitu loh”!!!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: