Menulis di Blog? FB? Waspada…

Blogging… adalah sebuah aktivitas yang tumbuh dalam rangkaian sebab-akibat dalam perkembangan peradaban manusia, tepatnya akibat dari majunya teknologi informasi. Kalau menurut John Naisbitt (penulis buku megatrend 2000), ini hanya lah sebuah trend pada prinsipnya adalah sama yakni menyalurkan informasi.

Masih ingat pertama kali ngeblog adalah tahun 2003 menjelang 2004 blogger.com. Sebagai blogger pemula, apa yang biasa ditulis?

– kisah pribadinya, keluarganya, pacarnya, tetangganya, ganknya, kucingnya alias apa saja yang di dekat dia

– luapan emosi marah, sedih, senang, kecewa, dll

Begitulah kira-kira sehingga nama lengkap dirinya, istri/suami, anak-anak semua disebut lengkap termasuk riwayat hidup masing-masing bak sedang ada sensus penduduk tapi dibolehkan untuk bernarasi hehehe.

Saya sendiri menghapus blog 2003 tsb sudah sejak lama karena belum ada konsep dan juga merasa harus waspada karena apa yang saya tuliskan bisa jadi boomerang bagi saya kelak. Maklum… masih mentas dari ABG menuju pendewasaan…

Nah, di sini saya hanya ingin sharing apa yang mesti kita waspadai ketika sudah mulai berhadapan dengan aplikasi-aplikasi di internet macam blog, social network media, email, dll.

Ketahuilah bahwa setiap aksi Anda tercatat di server mereka mulai tanggal jam login, dari komputer mana, letak geografis anda, apa yang anda tuliskan, dengan siapa anda berhubungan. Oleh sebab itu, informasi identitas pribadi dan keluarga yang mestinya private janganlah diumbar sembarangan karena dapat disalahgunakan pemilik server. Saya yakin pada saatnya nanti akan ada buku yang akan mengungkap “sesuatu” yang akan menggegerkan dunia berkaitan dengan penyalahgunaan data di internet. Karena apa? Karena jika saya adalah otoritas, saya akan menggunakan kuasa saya untuk mengakses seluruh data di server-server (terutama di negara adikuasa) untuk kepentingan saya.

Bayangkan, betapa bodohnya saya jika tidak memanfaatkan itu. Semua manusia di bumi ini dengan sukarela memberikan datanya secara cuma-cuma ke server tsb dengan kedok/bungkus/presentasi yang menarik, manfaat yang keren (bagi sebagian orang), dan memberikan efek fun bagi pengguna.

Apakah saya berlebihan? Entahlah… kita lihat beberapa tahun ke depan… apakah ada yang akan mereveal itu semua. Oleh sebab itu, kita mesti sering melihat siapa penyandang dana di sebuah perusahaan dengan service gratis di internet tsb, siapa saja yang pernah terlibat, dll. Being invisible di dunia internet (gunakan nama samaran) sedikit lebih aman. Jika ingin lebih aman lagi adalah dengan tidak terhubung ke internet. Namun mengingat pentingnya internet dalam mendukung kehidupan kita, tentu hampir tak mungkin meninggalkannya. Yang penting adalah “aware” atas apa yang sedang kita kerjakan dan “aware” terhadap potensi negatifnya.

Buku-buku konspirasi dunia memang sedikit banyak mempengaruhi pemikiran saya ttg hal-hal ini. Hmmm… meme saya telah berubah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: