Berhutang pada Negara

Ya, saya berhutang pada negara.

Sejak di bangku SD hingga Kuliah, saya di sekolah negeri yang dibayar oleh negara mulai dari bangunan tempat saya belajar, fasilitas di dalamnya, hingga kegiatan operasionalnya (meski bayar SPP). So what? (begini lah gaya anak2 yang katanya “masa kini” bertanya…)

Jawabannya simple. Bagi siapa saja yang berhutang pada negara ini, jika detik ini juga menyadarinya, akan sangat bijak jika kemudian berpikir utk “gives back to our country”. Banyak hal yang bisa kita berikan di saat kondisi perekonomian dan perpolitikan sedang tidak menentu seperti saat ini. Jangan tunggu “waktu sempurna” karena waktu itu tidak pernah ada. Sekarang lah waktunya…

Membantu seorang anak manusia untuk mendapatkan pendidikan yang lebih layak, atau membantu menyalurkan seorang anak pintar dari desa agar mendapatkan beasiswa kuliah, itu juga membantu negara dalam memberantas kebodohan (ujungnya mengentaskan kemiskinan).

Berikut yang tiba-tiba muncul di kepala saya:

We don’t always need money to give…

We don’t always need authority to give…

All that We need to give is just our sincerity…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: