Putra-Putri Terbaik Bangsa? Pantaskah?

Di sebuah milis alumni sebuah PTN yang konon ‘katanya’ hanya orang-orang pintar plus berani/nekad yang bisa menjadi mahasiswanya, ada seorang anggota yang bercerita bahwa ia malu dan merasa tidak pantas jika disebut “putra putri terbaik bangsa” karena sampai saat ini ia belum mampu memberikan sumbangsih nyata pada bangsanya. Padahal, ia melihat seorang laki-laki tua yang bukan alumni PT manapun justru bisa membantu hidup banyak orang di sekitarnya. Saya tidak ingat detail ceritanya, tapi kesimpulan sang alumni itu membuat saya pun turut malu. Pada Mas ”Itu”, terima kasih karena secara tak langsung sudah mengingatkan saya dan mungkin beberapa pembaca yang lain. Meski demikian, saya bersyukur karena saya masih ada rasa malu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: