Bisnis Harus Untung & Menghidupi Banyak Orang

Lagi-lagi saya ingin berkomentar setelah menonton BBC Knowledge. Sebelumnya, saya pernah menulis tentang sebuah program acara ”Dragon’s Den” di blog ini.

Pada sebuah episode, seorang perempuan, pengusaha muda menawarkan bisnis berjualan produk edutoys-nya pada para dragon. Singkat cerita, ia mengemukakan bahwa produknya laris terjual dan omsetnya lumayan. Dari pemantauan kegiatan bisnisnya sehari-hari, memang betul outletnya tampak ramai oleh pembeli. Tetapi, apa sih yang dilihat oleh para dragon itu? Apakah hanya sekedar jumlah unit terjual dan omset penjualan?
Setelah dirunut-runut, ternyata dari total transaksi dan nilai penjualannya yang dikurangi dengan berbagai biaya operasional dan harga dasar barang, keuntungan yang diperoleh pengusaha muda itu sangat kecil dibanding total nilai uang terkumpul. Belum lagi bila dikalkulasi dengan berbagai resiko yang menyertai bisnis tersebut. Menurut salah satu dragon, yang diperoleh pengusaha muda itu hanyalah letih dan uang makan saja.

Pada episode lain, sepasang suami istri menawarkan bisnis pembuatan gula-gula dengan model dan rasa unik yang mereka kerjakan sendiri mulai dari produksi hingga pemasarannya. Yang dikatakan salah seorang dragon kira-kira ialah ”Ini bukanlah bisnis. Ini adalah pekerjaan yang bisa Anda kerjakan paruh waktu di sore hari. Tidak bisa menghidupi orang lain”. Hmmm, mengesankan atau bahkan nonjok bagi sebagian orang karena banyak ide bisnis yang memenuhi 3 syarat sebagai ”not a valuable  business”, yaitu:
1)sekedar menjadi ”ikan kecil di kolam besar”
2)sebuah ”me too business”
3)everybody can do it, even better than you did!
***********************************************************************

Kesimpulan saya sebagai penonton, belajar dari cara dragon melihat sebuah bisnis ialah:
1)”sesuatu yang sekedar mengumpulkan banyak uang tapi tidak menciptakan profit/laba, bukanlah BISNIS”, sebab ”BISNIS itu harus UNTUNG”

2)”BISNIS harus bisa menghidupi banyak orang yang terlibat di dalam organisasi bisnis itu”, bukan sekedar memberi uang makan bagi pemilik bisnis tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: