Membaca Ekspresi Wajah

Buku mengenai Otak Kanan manusia sudah saya beli dari 2 tahun lalu tapi belum tuntas juga. “Kreatif juga diriku, selalu pny alasan untuk belum menyelesaikan membacanya”, pikirku hehehe…

Ketika buku itu kembali saya lihat, penasaran kembali muncul dan ingin melanjutkan halaman-halaman yang belum terbaca. Di buku tersebut penulis memberikan saran apa saja yang harus kita pelajari dan bangun menggunakan otak kanan antara lain empati, simponi, perspektif (jadi terinspirasi utk mengajarkan ke si kecil sejak dini). Nah, bagian yg menarik adalah mengenai membaca ekspresi wajah. Jelas, di sini otak kanan yang diperlukan. Ada sebuah tes disebut senyum Duchenne (baca paragraf terakhir tulisan ini), coba tentukan di antara 2 senyum ini (orang yg sama) mana yang senyumnya tulus? (maaf foto tak bisa diupload). Waaa ternyata saya benaaaaaaaaaar…. senangnya!!! I’m not too left … Sudah curiga (ibu saya jg mengatakan) dari dulu aslinya cenderung kanan, apalagi mengingat hobby pada desain seperti desain grafis, fashion, home, food art, dll (bahkan sampai punya kumpulan gambar-gambar rancangan sendiri). Hmmm… tapi sejak kecil diarahkan dan dikondisikan untuk mengembangkan/menguatkan yang kiri sehingga begitu jebol dari pendidikan formal, sedikit-sedikit menjamah kembali ke habitat semula.

Nah, kembali pada tes membaca senyum yg tulus, saya jadi teringat pada sebuah serial unik.

=================================================

LIE TO ME, satu lagi serial TV asal Amerika ditayangkan di fox channel sejak awal 2009. Apa menariknya? Serial-serial detektif yang selama ini ada biasanya mengandalkan kepiawaian sang detektif yang begitu-begitu saja. Tetapi dalam serial ini, tokoh utama yaitu Dr Cal Lightman (Tim Roth), bersama dengan rekan-rekannya di Grup Lightman menerima tugas dari pihak ketiga (penegak hukum lokal dan federal), untuk membantu dalam penyelidikan, memperoleh kebenaran melalui pendekatan psikologi yaitu menafsirkan microexpressions, melalui Facial Action Coding System, dan bahasa tubuh. Singkat kata, di sepanjang tayangannya, si Dr. Cal ini akan selalu mengatakan pada lawan bicaranya “kamu bohong ya…”, “oke, kamu jujur…”. Bahkan tanya jawab (interogasi) tersebut direkam utk diteliti lebih lanjut. Ketika disebutkan nama korban, akan dilihat bagaimana ekspresi wajahnya apakah ada kemarahan atau jijik atau ekspresi lainnya di situ. Berangkat dari situlah penyelidikan berlangsung, siapa yang patut dicurigai memiliki motif untuk melakukan tindakan kriminal terhadap korban. Pertama saya menonton langsung demen dah… sekalian belajar membaca ekspresi wajah lawan bicara. Di bawah ini adalah beberapa mikro ekspresi beserta cara identifikasinya.

Dr. Cal Lightman (Tim Roth), the world’s leading deception expert portrays one of the seven universal micro-expressions. He oversees The Lightman Group, a private agency hired to expose the truth behind the lies in the new series Lie to Me, premiering Wednesday, Jan. 21 on FOX.

================================================

Nah, kalau gambar di bawah ini adalah gambar macam2 ekspresi hasil eksperimen tahun 1862 oleh Guillaume Duchenne. Ketika melakukan penelitian tentang fisiologi ekspresi wajah pada pertengahan abad ke-19, Duchenne mengidentifikasi dua jenis senyum. Senyum Duchenne melibatkan kontraksi baik otot utama zygomatic (yang meningkatkan sudut mulut) dan otot orbicularis oculi (yang meningkatkan pipi dan kaki bentuk gagak di sekitar mata). Senyum non-Duchenne hanya melibatkan otot utama zygomatic. “Penelitian dengan orang dewasa awalnya menunjukkan kegembiraan yang diindeks oleh generik tersenyum, tersenyum apapun yang melibatkan peningkatan sudut bibir oleh zygomatic utama …. Penelitian lebih baru menunjukkan bahwa tersenyum di mana kontrak otot sekitar mata, menaikkan pipi tinggi (Duchenne tersenyum), secara unik terkait dengan emosi positif.


Foto yang berasal daru buku M├ęcanisme de la Physionomie Humaine karya Guillaume Duchenne, 1862. Melalui simulasi listrik, Duchenne menentukan otot mana yang menyebabkan berbagai ekspresi wajah. [wiki]

About these ads

14 responses to this post.

  1. thank you infonya :)

    Balas

  2. Posted by indah krisnawati on 22/08/2011 at 8:38 AM

    thanks infonya,.. aq suka.
    tpi seumpama orang yang porsi otak kanan maupun kirinya sama gmn??
    apa jga bisa ahli dalam membaca ekspresi wajah???

    Balas

    • Thx jg sudah baca. Membaca ekspresi wajah kalau mau ahli intinya sih cari kasus sebanyak mungkin (tentu disertai teori dr buku atau dr guru). Sama seperti membaca karakter seseorang melalui tulisan tangan (baru mau belajar nih buat rekrutmen SDM hehe). Semakin banyak kasus, akan makin mahir. Kata gurunya lho ya hehe.

      Balas

  3. Posted by diyah sitanggang on 23/08/2011 at 6:43 AM

    bisa lebih detail ga penjelasannya?
    situs apa yang daat memelajari sifat wajah?

    Balas

  4. Lanjut Gan..!!

    Balas

  5. belajar aja lewat pelm lie to mie
    itu bagus kok
    sedikit pembelajaran melalui film
    di nd tv

    Balas

  6. Posted by Tetsoyuki Aeonian on 10/03/2012 at 3:33 AM

    ane nonton juga tuh gan “LIE TO ME” di CNTV Indonesia
    sayangnya gk ada lagi

    Balas

  7. ilmu untuk mempelajari expresi wajah itu nama ilmiahx apa sih?

    Balas

  8. Subhanallah… Allah menciptakan begitu banyak wajah dan tak ada yang sama.

    Balas

  9. Posted by asgaf on 04/05/2012 at 7:12 AM

    memang penting sekali ilmu ini untuk dipeljari… supaya kita dapat saling memahami dg sesama..

    Balas

  10. Saya tak bedanya dengan Anda. Abang saya meminjamkan buku ‘ Cara Membaca Emosi Orang’, tapi ada saja alasan malas dan belum tuntas. Mempelajari ekspresi tersebut lbih bagus dengan meninjau langsung ke lapangan, kita masuk dalam lingkungan dan mnilai seperti apa sih emosi atau ekspresi dari mereka. Bagaimana ketika marah, senang atau kepura-puraan. :)

    Balas

  11. Posted by muhammad.Zyul karnain on 23/12/2012 at 12:06 PM

    mengusai ilmu ini mantep tuh !!!!

    Balas

  12. artikel’a bgus gan, smoga brguna tuk yg mmbaca ya gan.
    sukses slalu ya gan tuk posting’a :)

    Balas

  13. trima ksih ya gan tuk ilmu’a….
    ini sngat membaqntu saya bnget tuk membaca expresi wajah tman2 sya….. ;)
    sukses trus ye gan tuk membuat artikel yg lain’a…. :)

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: